Oktober 05, 2014

Esai Kebanggaan Diri Mahasiswa FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Wujudkan Mimpi Bersama FKIK



PENDAHULUAN
Assalamualaikum wr. wb.
Menjadi seorang mahasiswa/i baru merupakan suatu proses transformasi yang berkesan dan menyenangkan. Terbiasa menjadi seorang siswa/i yang selalu didorong oleh guru membuat sebagian mahasiswa/i baru mengalami kesulitan dalam beradaptasi dan memperbaiki diri. Tak jarang dari mereka justru merasa belum siap untuk menjadi mahasiswa/i baru. Namun, rasa kebanggaan pun muncul ketika calon mahasiswa/i berhasil mengalahkan ribuan saingannya untuk mendapatkan fakultas dan program studi favorit seperti di FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Esai yang disusun kali ini akan mewakilkan rasa kebanggaan saya menjadi mahasiswi baru FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

ISI
Sejak duduk di bangku SMA, saya diwajibkan untuk segera menentukan minat jurusan. Saya memilih kelompok kesehatan, banyak yang memilih dokter, perawat, kesehatan masyarakat, bidan, gizi, dll. Di dalam kelompok tersebut, saya berdiskusi membahas beberapa PTN/PTS di Indonesia serta membuat persiapan sebelum menjadi calon mahasiswa baru.
Saya tertarik dengan program studi kesehatan masyarakat di FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, karena selama kurang lebih 10 tahun perkembangannya sudah sangat bagus. Oleh karena itu fasilitas yang digunakan FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pasti lebih canggih dari PTN lain, banyak menggunakan teknologi baru dari luar negeri. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga memiliki rumah sakit milik sendiri, serta klinik yang bisa menunjang perkuliahan mahasiswa/i FKIK. Tidak hanya itu, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga bekerjasama dengan berbagai lembaga dalam dan luar negeri, serta beberapa rumah sakit dan puskesmas di wilayah Jabodetabek.
Sejak kecil saya terbiasa belajar di sekolah umum. Dorongan dari kedua orangtua pun semakin memacu saya untuk memutuskan ingin berkuliah di perguruan tinggi Islam seperti di FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Meskipun sempat terbebani oleh biaya yang cukup besar, namun hal itu masih bisa diterima oleh keluarga.
Semenjak saya diterima menjadi mahasiswi FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, banyak orang yang memberikan komentar dan kritikan. Padahal, saya sendiri tidak pernah ingin mempermasalahkan almamater. Seandainya saya masuk PTN terfavorit di Indonesia pun pasti akan menjadi sia-sia jika saya selalu mendapatkan nilai C dan IPK yang rendah.
Hal yang bisa dibanggakan adalah bukan karena lolos di PTN terfavorit di Indonesia atau tidak, namun karena perjuangan untuk mendapatkan bangku kuliah tersebut. Terbukti dengan adanya perbandingan kuota dan peminat program studi yang rata-rata sebesar 1:10 bahkan bisa mencapai 1:20. Sulit dibayangkan betapa bangganya ketika orang tua saya mengetahui hal tersebut.
Ada fakta menarik dari seorang mahasiswa/i UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu belajar mendalami bahasa Arab dan studi keIslaman. Saya yang terbiasa belajar bahasa Indonesia, bahasa Asing (Inggris dan Mandarin) semasa SMA sempat merasa bingung. Bahasa Arab yang dipelajari mahasiswa/i pasti  tidak akan sama dengan metode pembelajaran di tempat lain. Berbeda dengan para lulusan pesantren/madrasah, hal ini justru membuat saya tertantang. Meski begitu, saya tidak ingin menjadi malas dan pesimis. Saya berusaha untuk meyakinkan diri bahwa segala hal bisa dipelajari dan akan berguna bagi kehidupan saya nanti.
Pergaulan yang dijalin antar mahasiswa juga bisa membantu saya untuk berubah ke arah yang lebih baik. Terbiasa berkumpul dengan teman-teman berbeda agama sering membuat seorang Muslim lupa diri dan jauh dari Allah SWT. Karena saya adalah mahasiswi baru FKIK, salah satu kebanggaan lain yang didapatkan adalah saya bisa menjadi tenaga medis yang menjalankan pengabdian kesehatan dengan ikhlas dan hanya mengharapkan ridha Allah SWT semata.
Menunjukkan berbagai rasa kebanggaan akan sia-sia jika tidak merencanakan suatu target lain dan mimpi ke depan. Karena saya dipercaya oleh orang tua dan keluarga untuk berkuliah di FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, saya bertekad untuk membanggakan mereka. Menggantikan biaya kuliah yang cukup besar dan pengorbanan yang diberikan rasanya masih belum mampu, namun saya ingin membalasnya melalui keseriusan. Saya tidak mau mengecewakan keluarga, saya ingin fokus pada perkuliahan agar IPK di setiap semester cumlaude dan hasil ujian selalu baik. Saya berusaha untuk mengatur jadwal sedemikian rupa, menaati segala tata tertib dan disiplin waktu. Saya ingin sudah mendapat gelar S.KM saat saya berusia sekitar 21 tahun, dan dalam tempo yang singkat itu bisa langsung bekerja dan mengabdi sesuai peminatan.


KESIMPULAN
Apapun yang telah kita raih sekarang harus dijadikan sebagai pemacu untuk menentukan target selanjutnya. Selalu bersyukur kepada Allah SWT karena belum tentu orang lain bisa merasakan rasa ‘kebanggaan’ dan kenikmatan yang sama dengan kita. Kesuksesan bukan ditentukan darimana ia tinggal dan bersekolah, namun seberapa serius, yakin, dan berani menghadapi kerikil-kerikil di jalan menuju masa depan yang gemilang. Insya Allah, selama masih di jalan yang benar bersama FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saya bisa menjadi tenaga medis membanggakan. Semoga esai ini dapat bermanfaat khususnya kepada penulis sendiri.
Wassalamualaikum wr. wb.

1 komentar:

  1. Download Free Casino games No downloads - The King of
    No download casino games Free Spins Free Spins, bonus kirill-kondrashin codes ✓. The King of Dealer Casino has an excellent license from the Government of Malta 카지노 사이트

    BalasHapus